Jumat, 23 Oktober 2020

Arti Sahabat

Sahabat....
Bila mendengar kata itu pasti kita membayangkan sosok teman yang selalu ada didekat kita. Siap membantu bila kita sedang kesusahan, selalu mendengarkan curhat kita, menghibur kita di kala sedih, bahkan kita bisa dengan mudah menceritakan sesuatu yang kita tidak bisa ceritakan kepada ibu kita sendiriπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Sahabat....
Dia lebih dari sekedar teman, kadang kita pernah jengkel dengan tingkah lakunya yang menurut kita menyebalkan selalu menanyakan kegiatan kita sehari-hari, cerewetnya minta ampun dan yang paling membuat marah dia berani mengkritik apa yang kita lakukan bila menurutnya salah. Tapi, bila kita mempunyai sahabat macam ini beruntunglah kita, karena dia ingin kita tidak salah langkah bila melakukan sesuatu tindakan.

Sahabat....
Dimana pun berada kau tetap seorang sahabat. Kita sering bertengkar, tapi kemudian kita berbaikan lagi. Mempunyai sahabat yang tidak pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun adalah anugerah. 
Jagalah sahabat kita jangan sampai dia pergi menjauh dari hidup kita karena sahabat yang baik susah sekali didapat.

Senin, 19 Oktober 2020

Sekolahku

    Saya sekolah di SMPN 2 Selat Kuala Kapuas, sekolah saya sangat luas dan memiliki lingkungan yang bersih. Lapangannya juga luas bisa dipergunakan untuk upacara bendera dan berolahraga.Sekolah saya terletak tepat dipinggir jalan raya.Didekat sekolah saya ada rambu-rambu lalu lintas.

    SMPN 2 Selat berlokasi di Jalan Jepang ,Pulau Telo,Kabupaten Kapuas, Kalimanatan Tengah. Sekolah saya terdiri dari kelas (Billingual, Santun) terdiri dari VII, VIII, IX A,  kelas (Akademik, Unggul) terdiri dari kelas VII, VIII, IX B,  kelas (Akademik, Prestasi) terdiri dari kelas VII, VIII, IX C,  kelas (Olahraga, Peduli Lingkungan) terdiri dari kelas VII, VIII, IX D.
Sekolah saya juga memiliki ruang guru, ruang UKS, ruang laboraturium, dan Mushala. 

    Saya sekarang kelas VIIC. Sekolah saya adalah sekolah yang terkenal di kabupaten Kapuas, karena di sekolah saya memiliki banyak sekali prestasi-prestasi yang sangat membanggakan yang dicapai para siswa-siswinya di bidang masing-masing. Bapak dan Ibu guru yang mengajar juga sangat baik dan ramah sehingga saya bisa cepat mengerti dengan penjelasan yang guru-guru sampaikan. Saya sangat senang sekolah Di SMPN 2 Selat.





Perjalanan Waktu

Sore itu tampak seorang laki-laki melaju dengan mobilnya ke suatu tempat. Dia tidak sendiri didalam mobil tampak seorang gadis duduk disampingnya.
Tak lama kemudian mereka sampai, ternyata sebuah desa yang sangat sejuk tujuannya. Kemudian mobil pun di parkir di sebuah halaman rumah yang sederhana.
" Desi masuk dulu yah" kata gadis itu
Dia pun membuka pintu mobil, setengah berlari dia memasuki rumah itu. Disusul laki-laki yang disebutnya Ayah itu.Mereka berdua mencari-cari orang yang didalam sambil memanggilnya.
" Nenek, Nenek dimana? Om Tante ini Desi datang" teriaknya.
Masih tak ada jawaban. Mereka ke halaman belakang,terlihat seorang wanita yang sudah berumur menjemur padi dibantu oleh seorang wanita yang lainnya.
"Ibu..." Kata ayahnya. Sambil memeluk wanita paruh baya itu.ada kerinduan teramat sangat yang beliau pendam. Tak lama anaknya pun memeluk sang nenek.
"Kalian kemari kok tidak kasih kabar, kalau ngasih kabar kan bisa nenek masakan yang lezat"kata si nenek.
"Sudah sana cepat masuk, lalu mandi bersihkan badan kalian" perintah wanita yang agak muda yang ternyata Tantenya adik ipar dari si Ayah.
Mereka pun masuk kedalam rumah, tak lama kemudian nenek ke dapur untuk memasak.
" Desi kamu mandi di kamar mandi saja ya?"perintah ayah
"Ayah mau mandi di sungai sambil menyusul Om Erwin"
"Iya, Ayah" jawab Desi
Laki-laki yang disebut Ayah itu kemudian pergi ke sungai yang tak jauh dari rumah ibunya.
Beliau duduk di tanah pinggir sungai, matanya menerawang jauh mengingat sesuatu. Kenangan ketika masih kecil dulu, dimana masa kanak-kanak dihabiskan di desa ini. Selalu mandi di sungai yang menyegarkan bersama teman-temannya. Terlihat senyum dibibir beliau.

20 tahun yang lalu...
"Adi, ayo bangun sudah pagi, kamu kan sekolah hari ini" suara seorang ibu membangunkan anaknya.
"Iya, Bu sebentar lagi,"sahutnya
"Cepat itu teman-temanmu sudah ke sungai untuk mandi, nanti kamu terlambat sekolah"
Adi pun cepat mengambil handuk dan peralatan mandi lainnya menyusul teman-temannya yang sudah duluan ke sungai. Yang namanya anak-anak pasti mandi sambil bermain. Setelah mandi Adi dan teman-temannya pun pulang ke rumah mereka untuk bersiap ke sekolah.
Adi berganti baju kemudian sarapan seadanya. Kemudian dia pamit berangkat ke sekolah kepada kedua orang tuanya.
Adi seorang anak desa yang hidup sangat sederhana, Ayah dan Ibunya bekerja sebagai seorang petani. Adi hanya memiliki satu adik laki-laki bernama Erwin. Setiap pulang dari sekolah ia dan adiknya selalu membantu Ayah Ibunya di sawah. Setiap hari mereka menghabiskan waktu di sawah, bahkan untuk makan siang saja mereka di sawah. Bila hari sudah sore baru pulang ke rumahnya. Malam harinya barulah Adi dan adiknya bisa belajar.
Waktu itu Adi duduk di kelas 1 SMP sedang Erwin adiknya di kelas 4 SD. Mereka saling menyayangi satu sama lain.
 
"Kak, kapan datang" sebuah suara membuyarkan lamunan Pak Adi
"Eh, dek baru saja, ini mau mandi di sungai" jawabnya
Ternyata Om Erwin adik dari Pak Adi.
"Kamu sudah selesai kerjanya"tanya pak Adi
Om Erwin ternyata seorang Kepala Desa,dia memilih untuk tetap di desa dengan alasan ingin menjaga ibunya dan merawat sawah mereka. 
Walaupun Om Erwin tinggal di desa tetapi jenjang pendidikannya mencapai S1 yaitu sarjana pertanian. Makanya dia bisa menjadi kepala desa.
"Ayo mandi kak, nanti keburu Maghrib" tegurnya
" O,iya." Sahut pak Adi
"Tidak baik melamun di sore hari nanti kesambet lho"canda Om Erwin 
"Ah, tidak kakak cuma ingat masa lalu kita waktu kecil dulu, Win"jelasnya
Mereka pun mandi bersama di sungai, setelah selesai lalu mereka pulang ke rumah ibunya.
Sesampainya di rumah tampak kesibukan disana.para perempuan sedang menyiapkan makan malam. 
"Kita sholat Maghrib dulu ya? Baru makan malam" perintah pak Adi
" Iya, ayah" jawab Desi anaknya
Kemudian mereka sekeluarga sholat Maghrib berjamaah, setelah selesai menunaikan ibadah, mereka pun makan malam.
Pak Adi dan Om Erwin duduk santai di depan rumah setelah makan malam.
Mereka berbincang-bincang sambil memperhatikan anak-anak kecil yang lewat untuk mengaji di langgar dekat rumah mereka.
Pak Adi ingat masa kecilnya dimana setiap habis Maghrib dia dan adiknya mengaji di langgar. Betapa menyenangkannya waktu itu.
" Win masih ingat tidak dulu kamu menangis karena kakak tinggal mengaji"kata pak Adi
" Ya ingatlah kak, tega sekali meninggalkan aku padahal aku kan masih mau makan," gerutu Om Erwin
" Hahaha, habisnya kamu lambat sekali makannya, ya...kakak tinggal" ejek pak Adi
Mereka pun tertawa bersama.
Tak lama kemudian datanglah wanita tua yang tak lain ibu mereka. Sambil membawa pisang goreng buatannya.
"Ada apa tampaknya senang sekali?" tanya ibu
"Ingat masa kecil dulu Bu, kak Adi yang jahil sekali"jawab Om Erwin
"Sudah,sudah ini makan dulu pisang gorengnya"perintah ibunya
"Desi mana bu" tanya pak Adi
"Ada dengan tantenya nonton tv, biarkan saja, nak"jawab ibunya
"O..ya kak kabar kak Vina dan Alfin bagaimana? "tanya Om Erwin lagi
"Alhamdulillah mereka baik, sebenarnya mereka mau ikut tapi ibunya Desi banyak kerjaan di kantor, jadi Alfin kusuruh menemani ibunya"jelas Pak Adi
Tidak apa-apa Adi, lain kali kamu bisa mengajak mereka kemari" kata sang ibu.
Tak terasa adzan isya berkumandang yang mewajibkan mereka shalat isya, lalu mereka masuk ke rumah untuk mengambil air wudhu dan shalat berjamaah.

Bersambung.....










Minggu, 18 Oktober 2020

Membuat Wedang Jahe

Bahan-bahan:
1. 2 ruas jahe
2. Gula Jawa/ gula merah
3. Air secukupnya

Alat-alat yang digunakan:
1. Kompor
2. Panci
3. Talenan
4. Pisau
5. Gelas
6. Saringan

Cara membuat:
1. Air dimasukkan kedalam panci dan rebus diatas kompor, tunggu sampai      mendidih.
2. Sambil menunggu air mendidih kupas jahe dari kulitnya dan di geprek,          kemudian iris-iris gula merahnya di talenan.
3. Setelah air mendidih masukkan jahe dan gulanya tunggu sampai                    mendidih, sambil diaduk.
4. Bila sudah masak wedang jahenya saring dan masukkan kedalam gelas.
5. Wedang jahe siap untuk diminum.
6. Sebaiknya diminum hangat-hangat

Khasiat wedang jahe untuk mengurangi flu dan menghangatkan badan.

Sabtu, 17 Oktober 2020

Membuat Termometer Sederhana

     Pada umumnya termometer sering digunakan sebagai alat pengukur suhu badan. Bila ditanya berapa suhu tubuh manusia yang sehat? pasti kita menjawab 37 derajat celcius.Saat ini dikenal beberapa skala suhu misalnya Celcius,Fahrenhait, Reamur, dan Kelvin.
    Kita juga bisa membuat termometer buatan sendiri dengan memanfaatkan alat-alat yang ada disekitar kita contohnya : 
1. 2 buah wadah berisi air panas dan air es
2. Botol kecil 
3. Spidol
4. Pewarna
5.Kertas Karton yang sudah ditulis ukurannya 
6. Plastisin
7.Sedotan
8. Air

    Langkah-langkahnya;
1. Rekatkan sedotan ke kertas karton yang sudah ditulis ukurannya 
2 .Masukkan sedotan kedalam botol yang sudah berisi air yang dicampur          pewarna.
3. Kemudian celupkan botol ledalam wadah yang berisi air panas tunggu          sebentar. Setelah air dalam sedotan berhenti bergerak, tandai                          permukaan  sedotan dengan spidol titik itu dinamakan titik tetap                    atas. 
4. Setelah itu celupkan botol kedalam wadah yang berisi air es tunggu              beberapa saat. Kita akan melihat sedotan  berisi air turun ke bawah beri        tanda dengan spidol angkanya,itu dinamakan titik tetap bawah.
5. Ukur jarak titik terbawah dengan titik teratas bagi jarak tersebut dalam          bagian-bagian dengan jarak yang sama. Anggap jarak tiap bagian itu              derajat suhu skala yang kita buat.
6. Kita sudah membuat skala termometer sesuai skala buatan.
    

Tidak semua jamu pahit

                     Hari ini cuaca di kotaku diguyur hujan dari subuh sampai sore, dingin rasanya tubuhku. Kata mamah dari pada kita hanya ...